Translate

Tampilkan postingan dengan label Gosip. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gosip. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Januari 2014

Romlah Yang Dulu Bukanlah Yang Sekarang

 

 

Kamu yang dulu bukanlah yang sekarang.. Jreennngg Jreeeennggg *GoyangBangJali.. Judul tulisan gue kali ini emang terinspirasi dari judul lagu Tegar, tapi sumpah ini gak ada hubungannya sama Tegar. Walau Romlah selalu “Tegar” menghadapi masalah. :p

Kali ini gue mau ngebahas beberapa perubahan karakter Romlah setelah disandingkan dengan Fahmi. Mungkin dengan tujuan mengimbangi karakter Fahmi yang ingin diciptakan Pak Imam sangat berbeda dengan karakter Raihan yang dulu diimbangi Romlah. Klo ngomongin RF (sebutan untuk Romlah-Fahmi) tentu tidak akan terlepas dari RomRei. Kedua pasangan ini akan selalu dibandingkan walau tak selalu bisa dibandingkan. Mereka punya warna yang berbeda. Dan Romlah yang akhirnya harus menjadi bunglon. :D

Setelah berdiskusi panjang kali lebar kali tinggi dengan temen gue, Melina, akhirnya kita gak juga nemuin titik temu. Gimana mau ketemu, setiap ngebahas RF Melina akan dengan sinis dan jutek menjawab semua pertanyaan dan pernyataan yang gue kasih. Melina itu RomRei Lovers forever. Hahaha :D Klo lo mau buktiin silahkan mention ke twitternya dan tanyakan masalah RF, klo gak dijawab sinis dan jutek ya gak dijawab sama sekali :p Tapi klo lo ngebahas RomRei, Melina akan negadenin lo dengan semangat 45.. *MaafMel

Oke lupakan Melina, gue merasakan beberapa perubahan yang dilakukan terhadap karakter Romlah yang sekarang. Walau bukan perubahan yang berarti namun cukup mendasar menurut gue. Bagi lo yang nonton kisah ini dari RomRei lalu beralih ke RF tentu akan merasakan beberapa perubahan tersebut. Mungkin gue bakal bantu menjabarkannya satu per satu, klo merasa kurang atau tidak setuju bisa menambahkan di kolom komentar ataupun mention ke twitter gue :D

Mulai yaaa… 1….. 2….. 3…. Doooorrrrrrr….

1.      Ini cukup mendasar menurut gue. DEWASA. Sikap Romlah yang satu ini amat terlihat saat masih menjalankan kisah RomRei. Romlah terlihat sebagai orang yang memegang prinsip dan elegan. Kesan sebagai bisniswomen yang berhasil terlihat jelas dari caranya berbicara dan bersikap. Sedangkan sekarang menjadi KEKANAK-KANAKAN. Hal ini terlihat dari cara Romlah menyelesaikan masalah dengan Fahmi. Mungkin memang karena karakter Fahmi yang juga akan dibuat seperti itu. Balik lagi kata gue MENGIMBANGI.

2.      CEPLAS-CEPLOS. Sesungguhnya karakter ini sudah ada sejak dulu. Namun biasanya akan keluar saat Romlah berhadapan dengan Kardun bukan dengan Raihan. Sedangkan dengan Fahmi, Romlah seperti menghadapi Kardun kedua. Gaya berbicara yang digunakan tidak lagi menggambarkan Romlah sebagai wanita karir yang sukses. Hal ini membuat tak ada beda antara RF dengan RK (sebutan untuk Romlah-Kardun).

3.      ROMANTISME. Romlah yang selalu tersipu malu saat mengahadapi Raihan yang romantis jelas menghilang tanpa jejak. RomRei selalu menggambarkan sisi romantis yang berkelas. Romantis ala pengusaha sukses yang tidak pasaran. Penggambaran romantis yang sederhana namun mengena itu sungguh patut diacungi jempol. Tatapan hangat, pegangan tangan bahkan sebatas kata-kata penuh perhatian mampu membius para penonton. Tak pernah ada adegan yang berlebihan, semua pas sesuai porsinya. Sedangkan sekarang tentu juga menyuguhkan adegan roomantis, terlebih RF sudah resmi menjadi suami istri. Namun klo diperhatikan, adegan romantis yang diberikan selalu menggantung diakhir. Hal ini karena setiap adegan romantis RF, Romlah atau Fahmi terkadang tak mampu menahan tawa yang mungkin terjadi sesaat sebelum pengambilan gambar. Senyum yang seharusnya tidak dihadirkan terlihat diwajah mereka. Bila dibandingkan, memang antara pemain ini memiliki cara kedekatan yang berbeda. Coba perhatikan twitter mereka.

 

4.      TUKANG NGAMBEK. Romlah yang dulu, suka ngambek sama Raihan klo ada sesuatu yang dia gak suka. Walau tak selalu menggunakan kata-kata, kesan ini dapat terlihat dari wajah Romlah. Seperti saat Raihan berpamitan hendak berlebaran di Kuala Lumpur, Romlah dengan berat hati merelakan kepergian Raihan dengan muka cemberut. Dan Raihan yang saat itu berhubungan via telepon dengan Romlah dapat merasakannya dengan menanyakan beberapa kali tentang ijin yang diberikan Romlah. Romlah yang seperti ini mampu membuat penonton menjadi gemes :D. Klo sama Fahmi sepertinya Romlah harus siap menjadi yang diambekin. Karena Fahmi akan menjadi tukang ngambek yang kekanak-kanakan.

 

5.      MANJA. Manja disini bukalah orang yang bergantung pada orang lain atau tidak mampu melakukan apapun sendiri. Manja disini artinya Romlah yang selalu ingin keinginannya dikabulkan oleh Raihan dengan cara yang manis. Pembawaan Romlah yang tenang mampu mengalahkan keegoan Raihan sebagai laki-laki dewasa dan memiliki kuasa. Cara Romlah yang selalu meminta dengan manja mampu membuat Raihan bertekuk lutut. Seperti saat Raihan ingin mengadakan pesta besar untuk pernikahan mereka. Romlah dengan tenang dan manja mengungkapkan keinginannya. Walau Raihan tak langsung menyetujui, Romlah bersikap manja dan manis menggenggam tangan Raihan dan menatapnya memohon hingga Raihan luluh. Yang terpenting bagi Raihan adalah kebahagiaan Romlah. Sedangkan dengan Fahmi sepertinya Romlah harus siap menjadi sandaran dan pemeran utama dalam rumah tangga mereka. Karena sikap Fahmi yang berubah-ubah membuat keputusan yang dibuat tidak tegas. Hal ini terlihat saat RF bertengkar masalah orang tua Fahmi yang ingin tinggal bersama mereka. Bukannya menyelesaikan masalah dengan berdiri didepan menghadapi mamanya, Fahmi malah menyuruh Romlah untuk berbicara dengan mamanya agar membatalkan niatnya itu.

 

Gue rasa untuk sementara segini dulu deh. Agak bingung juga memilah-milah kisah mereka menjadi satu hal yang dibandingkan. Seperti kata gue diawal, mereka itu memang akan dibandingkan namun tak selalu bisa dibandingkan. Tapi gue masih menaruh kepercayaan dan harapan akan kisah RF. Setidaknya karena tidak akan mungkin lagi kisah RomRei berlangsung. Apa kata dunia klo Romlah harus nikah untuk keempat kalinya? Gue aja sekali juga belum. *Curcol. :D

 

Rabu, 27 November 2013

Akhir Kisah Romlah dan Raihan, Akankah Menjadi Awal Kisah Romlah dan Fahmi? (Tukang Bubur Naik HaJi The Series)

           


      

            Akhirnya gue tulis juga bagian terakhir dari kisah ini. Kisah RomRei telah berakhir, setidaknya sampai tulisan ini dibuat. Kisah RomRei diakhiri dengan menghilangnya tokoh Raihan tanpa penjelasan apapun. Sebenarnya bukan sesal akan berakhirnya kisah yang tak sesuai harapan yang menghantui gue, tapi lebih ketidakjelasan kisah yang buat gue kayak digantung.. JLEEEBBB

            Gue tau banyak banget yang kecewa dari berakhirnya kisah RomRei. Di FP TBNH banyak yang lebih menyukai RomRei, di twitter, bahkan akun dan nomor pribadi gue banyak yang curhat masalah ini. Setiap hari gue harus menerima pesan pribadi akan kekecewaan mereka. Gue gak nyalahin mereka akan kecintaan yang mendalam atas kisah RomRei. Gue juga gak mungkin menyalahkan pak Imam apalagi Nova Soraya dan Ashraf Sinclair. Seperti kata Nova dan Ashraf : we are just puppets:(.. Ya mereka hanyalah menjalankan peran yang dimainkan. Tanpa mereka sadari sudah banyak orang yang menjiwai peran yang mereka sajikan.

            Gue yakin mereka semua tau akan kekecewaan yang dirasakan semua penggemar RomRei. Tapi mereka harus berbuat apa (lagi)? Mereka sudah melakukan yang terbaik bahkan melakukan semua yang bisa dilakukan untuk mempertahankan kisah ini, tapi sekali lagi we are just puppets:(.. Dan ini juga yang harus disadari oleh semua pihak. Saat ini yang diperlukan hanyalah berdoa agar semua yang telah terjadi merupakan yang terbaik untuk semua pihak.


            Kisah RomRei telah berakhir itulah kenyataan yang harus diterima oleh semua pihak baik yang menyukai maupun tidak atas kenyataan ini. Tapi kisah Romlah belumlah usai. Romlah masih harus melanjutkan hidupnya yang selama ini terhenti karena bayangan Raihan. Dan Romlah memilih Fahmi untuk menemaninya melanjutkan kisah ini.

            Meski masih dengan terpaksa, Romlah harus siap memulai hidup baru dengan Fahmi yang kini telah sah menjadi suaminya. Mereka mencoba menjalani semua secara wajar. Walau scene kebersamaan mereka masih sedikit tapi cerita kelanjutannya mulai bisa ditebak. Fahmi menjadi sosok pengatur. Gue rasa dia akan dibuat posesif terhadap Romlah, hal yang paling tidak disukai Romlah sebagai wanita mandiri. Mungkin konflik ini yang akan diangkat disamping kehadiran Kardun yang tentunya akan memberikan keseruan tersendiri.

            Gue penasaran apa yang akan dilakukan Romlah seandainya Fahmi melanggar perjanjian yang telah disepakati. Apakah Romlah akan selalu memberikan maaf pada Fahmi atau akhirnya jalan perceraianlah yang ditempuh? Tentu kisah ini masih panjang untuk ditebak sekarang. Dan alangkah tidak seru klo gue bocorin semuannya sekarang kan? :p


            Kalau kalian ingat, dalam tulisan sebelumnya gue pernah bilang klo gue gak liat cinta dari Fahmi untuk Romlah. Dan gue harus jujur, tiba-tiba gue liat cinta dimata Fahmi saat dia dan Romlah sarapan bersama. Ini merupakan scene pertama mereka sebagai sepasang suami istri. Walau gue belum liat chemistry yang baik antara Nova Soraya dan Fathir, ya setidaknya udah ada kemajuan dari rasa kaku yang selama ini mereka tunjukan.

            Gue berharap ini bisa jadi permulaan yang baik untuk kisah Romlah dan Fahmi. Setidaknya sebagai penonton gue minta untuk disuguhkan adegan yang maksimal dari kedua pemain sinetron yang berpengalaman ini. Mudah-mudahan kisah yang terkesan dipaksakan ini tidak membuat mereka bermain “terpaksa”. Hanya hati yang mampu menuntun kita memberikan yang terbaik untuk orang yang kita sayangi dan menyayangi kita.

            Seperti kata Nova Soraya : Hayoooo jgn pd galau kaya Kardun yaa, brg Bos Romlah belajar move on yuuuk :D 

            Untuk Raihan :

            We Always Miss You, Raihan!!!!!! We Will Still Be Waiting For You Here… Thank You For Everything… You Are The Best For Us, Raihan!!!! See You Next Time :*

we will still be waiting for you here